Namun ada satu orang yang mengkritisi hasil kuis itu. Menurutnya, itu hanya 75% saja karena kadang aku masih melakukan beberapa reaksi apabila ada yang melukai perasaanku. Well, itu tidak salah kok, dan saya akui memang kadang saya masih melakukan hal itu. Bahkan mungkin detik ini ketika saya ngeblog disini. Menurut saya, hal tersebut wajar, apalagi di usia saya yang masih muncul sisi kekanak-kanakannya dengan mewujudkannya dengan sikap semacam itu. Tapi ngga tau kenapa, saya merasa ketika saya melakukan sebuah kesalahan maka orang lain membalasnya dengan lebih dahsyat. Lebay mungkin, tapi itu yang saya rasakan. Dan itu rasanya sakit banget, sumpah. Akhirnya saya berpikir, apakah kesalahan yang saya perbuat terhadap orang lain memberikan efek sama menyakitkannya dengan yang saya rasakan? Kalau iya, yah anggap itu sebagai hukuman buat saya.
Statistik
Selasa, 28 September 2010
Yah sudahlah...
Beberapa waktu yang lalu, aku iseng-iseng ikut kuis kepribadian di Facebook, nah hasil dari kuis tersebut adalah:
Jumat, 24 September 2010
Kebiasaan baru
Bukan lagi RPan, kalau itu udah jadi kewajiban deh kayaknya, udah setaun lebih menggeluti dunia RPG yang ternyata bisa membuat kemampuan menulis saya meningkat drastis tanpa harus mengalay terlebih dulu. Nah, trus apa dong kebiasaan baru Tria sekarang? Yep, jawabannya adalah menyendiri di cafe...
Oke oke, mungkin terdengar aneh, atau mungkin ada yang bertanya-tanya, apa sih enaknya ngafe sendirian kayak anak ilang? Iya sih, memang terdengar aneh dan kurang kerjaan, tapi kalo diliat lebih deket lagi, justru disanalah kerjaan saya banyak sodara-sodara. Apalagi jika diliat 'seragam' saya kalo ada di sana, dan ngga sembarangan kafe saya kunjungi. Syaratnya adalah, harus ada fasilitas wifinya. Nah, tau kan apa alasannya dan ngapain saya disana? Sejauh ini ada satu kafe yang sering saya kunjungi, karena kafe itu menyediakan menu khusus coklat dan es krim, dan anggap menu di atas tadi adalah syarat kedua bagi kafe yang ingin didatangi oleh gadis keren kayak saya *muntah*
BTT. Trus ngapain saya disana? Bikin laporan. Simpel kan jawabannya? Tapi saya punya alasan mengapa kafe coklat dan es krim yang menjadi tempat bagi saya untuk mengerjakan tugas kantor.
Beginilah nikmatnya berprofesi sebagai pekerja lapangan seperti saya, semua ngga harus diurusi di dalam kantor yang seolah membuat orang menjadi tegang dengan aura stres yang begitu kental. Walaupun sering sekali mobile, tapi tugas membuat laporan kadang menjadi momok tersendiri bagi seorang pekerja lapangan seperti saya. Sejak awal, saya udah bertekad ngga mau stres apapun penyebabnya, dan ketika kondisi kerja yang sewaktu-waktu menjadi pemicu timbulnya stres, maka saya mulai membetengi diri untuk itu. Salah satu cara dari beberapa cara menghindari stres adalah membuat laporan di luar kantor. Terserah deh mau dimana, asalkan tempat itu nyaman, mau di pinggir sawah juga oke, dan kadang saya juga melakukan itu karena kebetulan rumah saya mewah alias mepet sawah. Cara yang lain adalah, ya itu tadi, ngerjain laporannya di kafe coklat dan es krim favorit saya. Selain ada fasilitas wifi dan tempat yang tenang, es krim coklatnya yang terdiri dari 3 scoop bener-bener mampu bikin otak dan jari jemari saya dapat bekerja sebagai mana mestinya, ditambah kalau ada... ehm, pemandangan berupa cowok cakep yang kadang saya temui waktu di kafe.
Nah, itulah kebiasaan baru saya, ditambah bonus tips anti stres yang saya sisipkan di tulisan saya diatas.
Oke oke, mungkin terdengar aneh, atau mungkin ada yang bertanya-tanya, apa sih enaknya ngafe sendirian kayak anak ilang? Iya sih, memang terdengar aneh dan kurang kerjaan, tapi kalo diliat lebih deket lagi, justru disanalah kerjaan saya banyak sodara-sodara. Apalagi jika diliat 'seragam' saya kalo ada di sana, dan ngga sembarangan kafe saya kunjungi. Syaratnya adalah, harus ada fasilitas wifinya. Nah, tau kan apa alasannya dan ngapain saya disana? Sejauh ini ada satu kafe yang sering saya kunjungi, karena kafe itu menyediakan menu khusus coklat dan es krim, dan anggap menu di atas tadi adalah syarat kedua bagi kafe yang ingin didatangi oleh gadis keren kayak saya *muntah*
BTT. Trus ngapain saya disana? Bikin laporan. Simpel kan jawabannya? Tapi saya punya alasan mengapa kafe coklat dan es krim yang menjadi tempat bagi saya untuk mengerjakan tugas kantor.
Beginilah nikmatnya berprofesi sebagai pekerja lapangan seperti saya, semua ngga harus diurusi di dalam kantor yang seolah membuat orang menjadi tegang dengan aura stres yang begitu kental. Walaupun sering sekali mobile, tapi tugas membuat laporan kadang menjadi momok tersendiri bagi seorang pekerja lapangan seperti saya. Sejak awal, saya udah bertekad ngga mau stres apapun penyebabnya, dan ketika kondisi kerja yang sewaktu-waktu menjadi pemicu timbulnya stres, maka saya mulai membetengi diri untuk itu. Salah satu cara dari beberapa cara menghindari stres adalah membuat laporan di luar kantor. Terserah deh mau dimana, asalkan tempat itu nyaman, mau di pinggir sawah juga oke, dan kadang saya juga melakukan itu karena kebetulan rumah saya mewah alias mepet sawah. Cara yang lain adalah, ya itu tadi, ngerjain laporannya di kafe coklat dan es krim favorit saya. Selain ada fasilitas wifi dan tempat yang tenang, es krim coklatnya yang terdiri dari 3 scoop bener-bener mampu bikin otak dan jari jemari saya dapat bekerja sebagai mana mestinya, ditambah kalau ada... ehm, pemandangan berupa cowok cakep yang kadang saya temui waktu di kafe.
Nah, itulah kebiasaan baru saya, ditambah bonus tips anti stres yang saya sisipkan di tulisan saya diatas.
Langganan:
Komentar (Atom)